CINTA RASUL

Ebook “Kenali Akidahmu”(Habib Muzir Almusawa)

1. Kenali Akidahmu 1

2 Kenali Akidahmu 2

Teks Dzikir dan Do’a Serta Kitab-kitab dan Terjemahannya

1. Kitab Maulid adhiyaa ‘ullaami

2 Ratib Al-Athos

3. Ratib Al Haddad

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kisah Hamba Allah Yang Beribadah Selama 500 Tahun

Dari Jabir r.a. berkata bahawa Rasulullah s.a.w. telah memberitahu kami bahawa Malaikat Jibrail telah memberitahu Rasulullah s.a.w katanya:”Wahai muhammad demi Allah yang mengutusmu sebagai nabi yang besar, sesungguhnya ada seorang hamba Allah yang beribadat selama 500 tahun diatas sebuah bukit yang lebar,panjangnya bukit itu 30 puluh hasta kali 30 hasta dan disekelilingnya ialah air laut yang seluas 4,000 farsakh dari tiap penjuru.

Dan di situ Allah s.w.t mengeluarkan air selebar satu jari dan dari bawah bukit dan Allah s.w.t juga telah menghidupkan sebuah pohon delima yang setiap hari mengeluarkan sebiji buah delima. Apabila tiba waktu petang hamba Allah itu pun memetik buah delima itu dan memakannya, setelah itu ia pun sembahyang. Dalam sembahyang ia telah meminta kepada Allah s.w.t. supaya mematikannya ketika ia dalam sujud, supaya badannya tidak disentuh oleh Bumi atau apa-apa saja sehingga tibanya hari berbangkit.Maka Allah s.w.t. pun menerima permintaanya.

Berkatalah malaikat lagi:”Oleh itu setiap kali kami naik turun dari langit kami melihatnya sedang sujud, kami mendapat dalam ilmu bahawa ia akan dibangkitkan pada hari kiamat dan dihadapkan kepada Allah s.w.t. lalu Allah s.w.t. menyuruh Malaikat:”masukkanlah hambaku itu ke dalam syurga dengan limpah rahmatku:” maka berkata orang itu:”Dengan disebabkan amalku?” Maka Allah s.w.t. menyuruh malaikat menghitung semua amalnya dengan nikmat yang Allah s.w.t. berikan.Apabila penghitungan dibuat maka amal yang dibuat oleh orang itu selama 500 tahun itu telah habis apabila dikira dengan sebelah mata, yakni nikmat pengelihatan yang Allah s.w.t. berikan padanya, sedangkan nikmat-nikmat lain belum dikira.

Maka Allah s.w.t. berfirman:”Masukkan ia kedalam neraka”.Apabila ia ditarik ke neraka maka ia pun berkata:”Ya Allah, masukkanlah aku ke dalam syurga dengan rahmarmu.”Lalu Allah s.w.t. berfirman kepada malaikat:”Bawakan ia ke mari”.

Kemudian Allah s.w.t. bertanya orang itu:”Siapakah yang menjadikan kamu daripada tidak ada”Lalu orang itu menjawab:”Engkau ya Allah”.Kemudian Allah s.w.t. bertanya lagi:”Apakah itu kerana amalmu atau rahmatku?”.jawab orang itu:”Ya Allah, dengan rahmatmu.”

Allah s.w.t. bertanya lagi:”Siaapakah yang memberikan kekuatan sehingga 500 tahun kamu beribadat?”.Jawab orang itu:”Engkau ya Allah”.

Allah s.w.t. bertanya lagi:”Siapakah yang menempatkan kamu diatas bukit yang di tengah-tengah lautan, dan siapakah yang mengeluarkan air tawar yang bersih dari tengah-tengah lautan yang airnya sangat masin dan siapakah yang menumbuhkan sebuah pohon delima yang mengeluarkan sebiji delima setiap hari, padahal buah itu hanya berbuah setahun sekali lalu kamu meminta supaya aku matikan kamu dalam sujud, jadi siapakah yang membuat semua itu?”

lalu orang itu berkata:”Ya Allah, ya Tuhanku engkaulah yang melakukanya.”

Allah s.w.t. berfirman:

”Maka semua itu adalah dengan rahmatku dan kini aku masukkan kamu ke dalam syurga juga adalah dengan rahmatku.”Malaikat Jibrail berkata:”Segala sesuatu itu terjadi hanya dengan rahmat Allah s.w.t.

Amal yang dibuat oleh seseorang itu tidak akan dapat menyamai walaupun setitik debu sekalipun dengan nikmat yang Allah s.w.t. berikan pada hambanya, oleh itu janganlah mengharapkan amal kita itu akan dapat memasukkan kita ke dalam syurga Allah s.w.t. sebaliknya memohonlah dengan rahmatnya.

Sebab hanya dengan rahmat Allah s.w.t. sajalah seseorang itu dapat memasuki syurganya. Apabila kita memohon kepada Allah s.w.t. supaya dimasukkan ke dalam syurga dengan rahmatnya maka mintalah supaya Allah s.w.t. memasukkan kita dengan rahmatnya ke dalam syurga FIRDAUS. Insya’Allah.

sumber:http://mahatera.blogspot.com/2013/02/kisah-hamba-allah-yang-beribadah-selama.html

Posted in kumpulan cerita motivasi islam | Leave a comment

Doa Seorang Nenek

Doa Seorang Nenek

Abdul berasal dari sebuah keluarga menengah ke bawah. Bapaknya seorang pedagang kecil di pasar dan ibunya berjualan di warung depan pasar. Dia kuliah di sebuah PTS dengan konsentrasi akuntansi. Setelah lulus, dia bekerja di sebuah lembaga keuangan Islam di daerah Sleman.

Lelaki muda Abdul memang suka bersedekah, sedekah apa saja. ” Asalkan kita mau berbagi apa saja yang kita rasakan baik, itu sudah termasuk sedekah,” katanya.

Ketika dia belum bekerja, dia bersedekah dengan cara mengajar ngaji. Ketika masih mahasiswa, dia sering mengajak temannya yang tidak punya uang untuk makan bersama. ” Alhamdulillah saya selalu merasa cukup.” ujarnya.

Bila sempat, menjelang bekerja dia menunaikan sholat Dhuha.Nah, yang menarik, saat menjelang dirinya diangkat sebagai Direktur Utama di lembaga tempatnya bekerja, dia mengalami kejadian yang unik.Pada waktu dia berangkat untuk mengikuti tes kelayakan … sebagai calon Direktur Utama,di tengah perjalanan, di antara Moyudan sampai Sleman kota dia melihat seorang nenek tua di dekat pasaryang sedang menutup kepalanya dengan stagennya karena terik matahari.D an dengan tertatih-tatih diletakannya barang bawannya,dia seperti menunggu sesuatu dengan gelisah.Waktu itu Abdul berpikir, saat itu si nenek mungkin sedang menunggu bus atau cucunya akan menjemputnya. Karena itulah Abdul langsung melanjutkan perjalanannya ke kantor untuk mengikuti test kelayakan sebagai direktur.

Akhirnya kedatangan Abdul paling terakhir. Setelah mengikuti tes, dia dan teman-temannya langsung pulang dan komisaris mengatakan bahwa hasilnya akan direkapitulasi terlebih dahulu dan malam sudah dapat dipastikan hasilnya. Kepulangan Abdul langsung melewati jalan yang tadi pagi dia lewati dan waktu kira-kira sudah menunjukkan pulul 14.00 sore, tapi apa yang terjadi?

Ternyata nenek tua yang tadi pagi dia lihat masih berdiri di tempat yang sama di perempatan jalan.Apakah tidak ada yang menjemput? atau dia menunggu siapa? Akhirnya Abdul tidak berpikir lama langsung membelokkan motornya dan mendekati si nenek. ” Nenek menunggu siapa?” Abdul bertanya, Ternyata nenek itu justru terlihat bingung, Abdul terhenyak.” Apakah nenek ini pikun?’ pikirnya. ” Nenek hendak kemana?” tanya Abdul lagi.

” Saya mau ke pasar Sleman,” ujarnya.

” Wah nenek mau menjawab berarti tidak pikun” batin Abdul. Kemudian nenek itu bercerita bahwa dia mengaku bingung, karena baru sekali itu dia berada di daerah itu. Tadi dia berangkat dengan bus yang salah. Kernet mengatakan bus yang dinaikinyamenuju tempat tujuan nenek, yaitu pasar Sleman. Tapi si nenek diturunkan di perempatan yang sepi dan tidak terdapat jalur angkutan umum menuju pasar Sleman.

” Sudah tua seperti ini …

” Masih ada saja kernet yang tidak punya belas kasihan” batin Abdul lagi.

Setelah mengetahui masalahnya, Abdul menawarkan bantuan untuk mengantarkan nenek itu.

Bila naik motor, kira-kira 30 menit perjalanan. Setelah sampai di pasar Sleman, terlihat sebagian pasar sudah tutup dan hanya tinggal beberapa penjual yang masih berjualan.

” Ini pasar Sleman, Nek.

” Nenek mau kemana?”

” Sudahlah, nak, disini saja. ” Jawab nenek itu.

” Nenek disuruh menunggu di pasar ini,

” Nanti akan ada yang menjemput,” Ujar nenek itu.

” Ya sudah, nek. Saya pulang dulu ya” Abdul berpamitan.

” Terima kasih ya nak.

” Semoga anak pekerjaaanya lancar dan berhasil,” Seru nenek itu.

Abdul tersenyum lega telah memberikan bantuan kecil sekedarnya. ” Hampir 7 jam, seorang nenek yang sudah berumur 70-an tahun Berdiri di perempatan jalan tanpa ada yang perduli Kelihatannya fisiknya sudah lemah.  Tidak semua orang bisa berdiri selama 7 jam. Apakah mungkin tanpa duduk ?,

” Nenek yang luar biasa” batin Abdul berkecamuk selama mengendarai motor pulang. Malam harinya, saat Abdul masih istirahat, komisaris perusahaan meneleponnya,

” Pak Abdul, selamat ya.!”

Telepon langsung ditutup oleh Pak Komisaris, tanpa ada tambahan kata apa-apa.

Tapi ucapan yang komisaris membuat Abdul bingung, selamat apa?

” Mungkin begitulah seharusnya seorang komisaris bersikap kepada bawahannya, pikir Abdul enteng.

Pagi harinya di kantor, teman-teman langsung menyambutnya dengan ucapan selamat beramai-ramai. Abdul sendiri waktu itu belum nyambung dan mengerti dengan ucapan selamat rekan-rekan kerjanya, termasuk rekan yang kemarin ikut seleksi Direktur. Abdul baru tahu ternyata telah lulus tes kelayakan dan diangkat jadi Direktur Utama, setelah Komisaris langsung memanggilnya ke ruangannya, tidak berapa lama setelah Abdul masuk ke dalam kantor. Dari hasil uji kelayakan kemarin, nilai kamu yang paling memenuhi syarat, Dan visi misi yang kamu sampaikan pada saat presentasi …

” Cukup bisa meyakinkan direksi-direksi lain,

” Dan kamu memiliki pemikiran yang panjang …

” Untuk mengembangkan perusahaan ke depan ” Pak Komisaris menerangkan.

” Alhamdulillah.” Padahal aku merasa yang kusampaikan kemarin …

” Sangat jelek dan mengada-ada,” katanya dalam hati.

Sepulang dari kantor, malam harinya Abdul baru teringat kata-kata si nenek:

” Semoga anak pekerjaannya lancar dan berhasil “

” Apakah doa si nenek yang membantu kelancaran tes saya?

” Padahal dari segi sisi alumni dan kemampuan,

” Dibandingkan dengan rekan-rekan yang ikut tes kelayakan,

” Saya merasa underdog, karena kemampuan juga pasa-pasan,

” Lagian saya juga bukan berasal dari perguruan bonafid?

” Ah…kalau Tuhan berkehendak apa saja bisa terjadi.” Pikir Abdul

Yang terbersit oleh Abdul …

adalah keperkasaan seorang nenek selama 7 jam, menungggu tanpa ada kejelasan dan kepastiandan tidak mau bertanya ke orang lain, luar biasa. Mungkin nenek kemarinlah yang menjadikan doa Abdul juga terkabul, ataukah nenek yang kemarin bukan nenek-nenek biasa? Abdul jadi ingat bahwa malaikat bisa menyerupai apa dan siapa saja kalau Tuhan berkehendak untuk menguji seseorang. Sedekah tenaga dengan menolong orang lain pada saat membutuhkan bantuan sangat memberikan kesan bagi dirinya.

sumber:http://donkissotes.blogspot.com/2009/07/doa-nenek-tua.html

Posted in kumpulan cerita motivasi islam | 3 Comments

Kisah Nenek Pengumpul Daun

Kisah Nenek Pengumpul Daun

Dahulu di sebuah kota di Madura, ada seorang nenek tua penjual bunga cempaka. Ia menjual bunganya di pasar, setelah berjalan kaki cukup jauh. Usai jualan, ia pergi ke masjid Agung di kota itu. Ia berwudhu, masuk masjid, dan melakukan salat Zhuhur.

Setelah membaca wirid sekedarnya, ia keluar masjid dan membungkuk-bungkuk di halaman masjid. Ia mengumpulkan dedaunan yang berceceran di halaman masjid. Selembar demi selembar dikaisnya. Tidak satu lembar pun ia lewatkan. Tentu saja agak lama ia membersihkan halaman masjid dengan cara itu. Padahal matahari Madura di siang hari sungguh menyengat. Keringatnya membasahi seluruh tubuhnya.

Banyak pengunjung masjid jatuh iba kepadanya. Pada suatu hari Takmir masjid memutuskan untuk membersihkan dedaunan itu sebelum perempuan tua itu datang. Pada hari itu, ia datang dan langsung masuk masjid. Usai salat, ketika ia ingin melakukan pekerjaan rutinnya, ia terkejut. Tidak ada satu pun daun terserak di situ. Ia kembali lagi ke masjid dan menangis dengan keras. Ia mempertanyakan mengapa daun-daun itu sudah disapukan sebelum kedatangannya. Orang-orang menjelaskan bahwa mereka kasihan kepadanya. “Jika kalian kasihan kepadaku,” kata nenek itu, “Berikan kesempatan kepadaku untuk membersihkannya.”

Singkat cerita, nenek itu dibiarkan mengumpulkan dedaunan itu seperti biasa. Seorang kiai terhormat diminta untuk menanyakan kepada perempuan itu mengapa ia begitu bersemangat membersihkan dedaunan itu. Perempuan tua itu mau menjelaskan sebabnya dengan dua syarat: pertama, hanya Kiai yang mendengarkan rahasianya; kedua, rahasia itu tidak boleh disebarkan ketika ia masih hidup. Sekarang ia sudah meniggal dunia, dan Anda dapat mendengarkan rahasia itu.

“Saya ini perempuan bodoh, pak Kiai,” tuturnya. “Saya tahu amal-amal saya yang kecil itu mungkin juga tidak benar saya jalankan. Saya tidak mungkin selamat pada hari akhirat tanpa syafaat Kanjeng Nabi Muhammad. Setiap kali saya mengambil selembar daun, saya ucapkan satu salawat kepada Rasulullah. Kelak jika saya mati, saya ingin Kanjeng Nabi menjemput saya. Biarlah semua daun itu bersaksi bahwa saya membacakan salawat kepadanya.”
Di kutip dari buku : “Rindu Rosul

Posted in kumpulan cerita motivasi islam | 3 Comments

Kisah Seorang Petani dan Seekor Keledai

Kisah Seorang Petani dan Seekor Keledai

Ternyata apa yang melekat terhadap persepsi Donkey bahwa dia adalah “keledai yang bodoh” ( “hanya keledai yang terantuk batu “ ) berubah, setelah kita membaca bagaimana seekor keledai harus berjuang dan tidak pernah menyerah untuk bisa keluar dari maut kehidupan.

Suatu hari keledai seorang petani jatuh ke dalam sumur. Binatang itu menangis pilu berjam-jam, sementara si petani mencoba memikirkan apa yang harus dia lakukan. Akhirnya ia memutuskan bahwa binatang itu sudah tua, dan sumurnya pun perlu ditutup, sehingga tidak perlu untuk mengangkat keledai itu keluar.

Ia mengajak seluruh tetangganya untuk datang menolongnya. Mereka semua mengambil sekop dan mulai menimbun sumur dengan tanah. Mula-mula ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis sejadi-jadinya. Kemudian, semua takjub ketika ia berhenti menangis.

Setelah memasukkan beberapa sekop tanah kemudian, si petani akhirnya melihat ke bawah sumur. Ia terkejut akan apa yang dilihatnya. Terhadap setiap sekop tanah yang menimpa punggungnya, si keledai melakukan sesuatu yang luar biasa. Ia mengibaskan badannya dan mengangkat badannya ke atas.

Ketika para tetangga petani terus menyekop tanah ke atas tubuh binatang itu, ia mengibaskan badannya dan selalu mengangkat badannya ke atas. Dengan segera, semua orang takjub ketika keledai itu tiba di permukaan sumur, dan dengan gembira melangkah keluar!

Kehidupan akan selalu dipenuhi oleh berbagai macam persoalan. Seperti ceritera donkey diatas Trik untuk keluar dari sumur adalah dengan mengibaskan tanah itu dan mengangkat badannya ke atas. Setiap kesulitan yang kita hadapi adalah batu pijakan. Kita dapat keluar dari sumur yang paling dalam dengan cara tidak berhenti & tak pernah menyerah! Kibaskan & Mengangkat ke atas.

Ingatlah 5 kunci sederhana untuk menjadi bahagia :

1. Bebaskan hatimu dari kebencian – Memaafkan

2. Bebaskan pikiranmu dari kekuatiran – Yang pada umumnya tak pernah pernah terjadi

3. Hidup sederhana & mensyukuri apa yang kamu miliki

4. Lebih banyak memberi

5. Jangan terlalu banyak berharap dari orang lain

Posted in kumpulan cerita motivasi islam | Leave a comment

Kumulan cerita motivasi Islam

Kisah Cerita Shalat Subuh

Ada kisah unik tentang shalat Subuh sebagaimana dinyatakan Dr. Raghib as Sirjani.

Adalah shahabat Anas bin Malik Radhiyallaahu ‘anhu selalu menangis manakala ia mengingat penaklukan Tastar. Tastar adalah satu kota benteng di Persia yang dikepung kaum Muslimin genap satu tahun setengah, hingga akhirnya ditaklukkan kaum Muslimin, dan tercapailah kemenangan yang besar. Peperangan ini tergolong peperangan yang sangat berat dan dirasakan kaum Muslimin. Mengapa Anas bin Malik Radhiyallaahu ‘anhu menangis?

Benteng Tastar baru bisa diterobos menjelang shalat Fajar. Pasulan islam menerobos masuk benteng, kemudian terjadilah peperangan sengit antaraa 30.000 pasukan Muslimin dengan 150.000 pasukan Persia. Peperangan berlangsung sangat sengit. Pasukan Muslimin sempat terdesak. Suasana sangat genting, kritis, dan berbahaya..

Akhirnya, dengan karunia Allah, kaum Muslimin menang. Mereka menang gemilang atas musuh, kemenangan yang tercapai beberapa saat setelah terbit matahari. Saat itu, kaum Muslimin baru menyadari di hari yang sangat menakutkan itu, ternyata shalat Subuh sudah lewat!

Dalam kondisi begitu rawan, dentingan suara pedang mengintai batang leher, membuat kaum Muslimin tidak sanggup melaksanakan shalat Subuh tepat pada waktunya. Anas r.a. pun menangis pernah tertinggal shalat Subuh, meski hanya sekali sepanjang hidupnya. Dia menangis, kendati dimaafkan. Mereka sibuk dengan jihad –yang merupakan puncak Islam—namun yang mereka tinggalkan merupakan sesuatu yang sangat berharga! Lalu bagaimana dengan kita? Sudah berapa kali kita tertinggal shalat Subuh, atau lebih nikmat kembali menarik selimut daripada menyambut panggilan adzan? Atau panggilan adzan pun sudah tidak bisa membangunkan hingga matahari telah terbit dari timur pun kita baru bangun lalu melaksanakan shalat yang ‘katanya’ shalat Subuh?

Anas berkata, “Buat apa Tastar? Sungguh shalat Subuh telah berlalu dariku. Sepanjang usia, aku tidak akan bahagia seandainya dunia diberikan kepadaku sebagai ganti shalat ini!”

Kenapa sampai sahahabat besar seperti beliau mengatakan demikian? Tentu, karena keutamaan shalat dan waktu Subuh.

Posted in kumpulan cerita motivasi islam | Tagged | Leave a comment

The Arrival

The Arrival adalah sebuah video pencerahan bagi kita. Video ini akan menceritakan kepada kita dengan gamblang tentang bagaimana Fremason organisasi yahudi dunia menjalankan tipu muslihatnya  dan bagaimana perkumpulan iblis iluminati menjalankan rencana kejinya terhadap umat manusia guna mempersiapakan kedatangan Dajjal laknatullah.Dalam video ini juga akan diceritakan siapa-siapa saja pemimpim dunia yang masuk dalalm perkumpulan iblis ini,bagaimana Holywood dan waldisney digunakan sebagai alat propaganda mereka. Video ini dilengkapi dengan sub indonesia diuploud oleh seseorang member di indowebster. Berikut ini adalah link downloadnya:

  1. The Arrival Ep 01 (IDWS) atau (Ziddu)
  2. The Arrival Ep 02 (IDWS) atau (Ziddu)
  3. The Arrival Ep 03 (IDWS) atau (Ziddu)
  4. The Arrival Ep 04 (IDWS) atau (Ziddu)
  5. The Arrival Ep 05 (IDWS) atau (Ziddu)
  6. The Arrival Ep 06 (IDWS) atau (Ziddu)
  7. The Arrival Ep 07 (IDWS) atau (Ziddu)
  8. The Arrival Ep 08 (IDWS) atau (Ziddu)
  9. The Arrival Ep 09 (IDWS) atau (Ziddu)
  10. The Arrival Ep 10 (IDWS) atau (Ziddu)
  11. The Arrival Ep 11 (IDWS) atau (Ziddu)
  12. The Arrival Ep 12 (IDWS) atau (Ziddu)
  13. The Arrival Ep 13 (IDWS) atau (Ziddu)
  14. The Arrival Ep 14 (IDWS) atau (Ziddu)
  15. The Arrival Ep 15 (IDWS) atau (Ziddu)
  16. The Arrival Ep 16 (IDWS) atau (Ziddu)
  17. The Arrival Ep 17 (IDWS) atau (Ziddu)
  18. The Arrival Ep 18 (IDWS) atau (Ziddu)
  19. The Arrival Ep 19 (IDWS) atau (Ziddu)
  20. The Arrival Ep 20 (IDWS) atau (Ziddu)
  21. The Arrival Ep 21 (IDWS) atau (Ziddu)
  22. The Arrival Ep 22 (IDWS) atau (Ziddu)
  23. The Arrival Ep 23 (IDWS) atau (Ziddu)
  24. The Arrival Ep 24 (IDWS) atau (Ziddu)
  25. The Arrival Ep 25 (IDWS) atau (Ziddu)
  26. The Arrival Ep 26 (IDWS) atau (Ziddu)
  27. The Arrival Ep 27 (IDWS) atau (Ziddu)
  28. The Arrival Ep 28 (IDWS) atau (Ziddu)
  29. The Arrival Ep 29 (IDWS) atau (Ziddu)
  30. The Arrival Ep 30 (IDWS) atau (Ziddu)
  31. The Arrival Ep 31 (IDWS) atau (Ziddu)
  32. The Arrival Ep 32 (IDWS) atau (Ziddu)
  33. The Arrival Ep 33 (IDWS) atau (Ziddu)
  34. The Arrival Ep 34 (IDWS) atau (Ziddu)
  35. The Arrival Ep 35 (IDWS) atau (Ziddu)
  36. The Arrival Ep 36 (IDWS) atau (Ziddu)
  37. The Arrival Ep 37 (IDWS) atau (Ziddu)
  38. The Arrival Ep 38 (IDWS) atau (Ziddu)
  39. The Arrival Ep 39 (IDWS) atau (Ziddu)
  40. The Arrival Ep 40 (IDWS) atau (Ziddu)
  41. The Arrival Ep 41 (IDWS) atau (Ziddu)
  42. The Arrival Ep 42 (IDWS) atau (Ziddu)
  43. The Arrival Ep 43 (IDWS) atau (Ziddu)
  44. The Arrival Ep 44 (IDWS) atau (Ziddu)
  45. The Arrival Ep 45 (IDWS) atau (Ziddu)
  46. The Arrival Ep 46 (IDWS) atau (Ziddu)
  47. The Arrival Ep 47 (IDWS) atau (Ziddu)
  48. The Arrival Ep 48 (IDWS) atau (Ziddu)
  49. The Arrival Ep 49 (IDWS) atau (Ziddu)
  50. The Arrival Ep 50 (IDWS) atau (Ziddu)
Posted in video konspirasi | Leave a comment